Tampilkan postingan dengan label cerita duo emak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita duo emak. Tampilkan semua postingan

Jumat, Januari 08, 2010

sekar lawu...

(ayik's post)
Jadi beginilah caramu memancingku untuk posting di 2 Emak ini, Nut...wakakak...cerdas banget ternyata kamyu...
Beginilah adanya, mengapa segala kalimat menjadi mampat diotak sejak beberapa bulan terakhir...seperti yang aku bilang di SekarLawu...benar-benar kehilangan semua kata yang terangkaikan...
Oh...tidaaak...semoga ini bukan tragedi buah pepaya...halah....ini cuma kekosongan otak untuk mencuatkan ide mau nulis apa tentang apa dan tentang siapa...
Ayo, berikan aku ide Nut...aku benar2 mati kata...mati ide...mati..mati...mati... Tapi masih belum mati jiwa dan raga...buktinya masih bisa posting kali ini, kalau aku tiba2 posting dan posting ini aku kirim saat beberapa hari sebelumnya kamu melayatku...waaahhh...pasti jadi berita seru di infotainment...wkwkwk

DuoKribo, DuoEmak...bisa jadi adalah cinta pertamaku di dunia blogger...dan aku berjanji tak akan membuatnya patah hati hanya karena aku mampet ide...

DuoKribo, DuoEmak...I lup U Pull


Kamis, November 26, 2009

stop press!!

(ernut's post)

Stop press! Warung Duo Emak kedatangan tamu...tentu saja untuk belanja dong....thank you ya Tante Sari dan Nadine yang telah mborong: satu potong bahan atasan sutera serat, satu potong bahan atasan sutera super, satu buah bros, dua potong kerundung paris dan satu potong kerudung sutera...
Ditunggu pesanan berikutnya...muah!!

Senin, November 16, 2009

berani bermimpi...


(ayik's post)

Ketika berangkat tidur seringkali saya mencoba merancang sebuah mimpi yang saya ingin temui dalam tidur saya malam ini..... Kadang tergantung mood , kadang tergantung suasana hati... Namun beberapa minggu terakhir ini saya mulai berani merancang mimpi tentang sebuah hal yang menurut saya bukan hil yang mustahal...saya ingin memberdayakan diri saya lebih dari sekedar menjadi FTM ...saya ingin punya bisnis sendiri...


Tapi saya belum yakin dan belum terlalu PD untuk berjalan sendiri menempuh perjalanan mimpi itu...saya masih takut berjalan sendiri...saya merasa butuh seseorang untuk menemani langkah saya, tempat saya bisa berbagi...bukan cuma berbagi obsesi, tapi juga berbagi kongsi...

Memulai hal baru yang benar-benar baru membuat saya setengah maju setengah mundur...tapi kemudian saya menemukan dua tangan ( halah...kok malah medeni bocah...) yang siap menyambut dan siap beriringan bergandeng tangan bersama mewujudkan obsesi jiwa... Dan dia adalah sahabat gemblung saya, Ernut...

Sekarang saya mulai berani 'membentuk' mimpi setiap akan berangkat tidur...mimpi tentang konsep dan bentuk apa yang akan kita jalani nanti...

Semoga Allah memberikan dan membukakan jalan yang terbaik untuk langkah kecil kita kedepannya...


Dan satu lagi, saya tak lagi takut bangun tanpa semangat menghadapi hari...karena mimpi saya sudah mulai saya lihat wujudnya...Insya Allah

Selasa, Agustus 18, 2009

Gagal nyicip serabi NotoSumaN


Tampak dekat serabi Notosuman yang bikin ngiler....


Srabi Notosuman hangat-hangat diatas tampah... fresh from the wajan...


Kalau pinggirnya sudah berkerak, tanda sudah matang...


Diangkat langsung tanpa dibalik, dan bisa langsung dinikmati...


(ayik's post)

Hari libur 17an kemaren, saya sengaja mengantarkan sepupu saya yang kepengin mencicip kuliner khas Solo yang namanya srabi Notosuman. Serabi Notosuman adalah salah satu trademark oleh-oleh kunjungan ke Kota Solo. Benar-benar rugi kalau anda sudah berkunjung ke Kota Solo, tetapi tidak sempat mencoba kelezatan Serabi Notosuman.


letaknya di Jl. Moh Yamin, di kampung Notosuman...


Profil generasi perintis kue serabi Notosuman yang legendaris...

Serabi Notosuman yang legendaris ini telah berdiri sejak tahun 1923,letak tokonya ada di kampung Notosuman, di jl, Muh Yamin. Konon kini adalah generasi ke4 dari pendiri (halaah...) warung srabi ini. Walau sudah lama berdiri, resep yang dipergunakan masih sama dan dimasak dengan cara yang juga sama. Jadi ini resep yang benar-benar orisinal dari tahun 1920 an...tenan ikii...

Serabi khas Solo ini (baca Serabi Notosuman) sangat berbeda bentuk dan rasanya dari Serabi Bandung yang saya pernah cicipi .Serabi asli Solo ini tidak dimakan bersama kuah santan yang manis, karena rasanya sendiri sudah manis dan gurih. Serabi Notosuman terbuat dari adonan tepung beras, santan, gula pasir, dan berbentuk bulat seperti apem dengan kerak di sekelilingnya yang kering dan renyah.

Notosuman sebagai merek generik kue serabi khas Solo ini sudah mendunia lho...halah...bener ini, sudah banyak wisatawan asing yang akhirnya jatuh cinta ketika mencicipi lezatnya kue serabi Notosuman ini, katanya yang jual lho yaa...qiqiqi...

Nah, kiranya hari itu nasib tamu saya sedang tidak beruntung, jam 10 kami sudah datang dan langsung memesan, ternyata stock sudah habis dipesan untuk order hari sebelumnya. Kalau mau, kami dipersilahkan memesan untuk diambil setelah jam 13.00 nanti...halaah...sudah nggak keburu dunk MBak, tamu saya sudah ditunggu pesawat... Rupanya, kalau mau beli kue serabi ini dimusim liburan yang padat pembeli, kita harus rela memesan dan antri...ealaah...maka dengan ini gagallah rencana kami menjamu tamu dengan kue serabi Notosuman... Maapkan aku, Mbak Eny.. hkhkhk...


Kamis, Agustus 13, 2009

Singkong keju langganaN


Gurih dan renyah rasa keju tenann...




Pengin buru-buru nyomot waktu masih panas-panas langsung dari penggorengan

Ini lapaknya...


(ayik's post)

Sebagai ibu ngojek yang baik, setiap hari saya selalu mangkal di tempat anak-anak kursus bahasa Inngris, yaitu di LIA. Tepat disebelah LIA ada penjual singkong keju yang mangkal. Saya dan anak-anak selalu menyempatkan diri mampir dan membelinya untuk dibawa pulang. Enak deh rasanya, gurih dan renyah, rasanya seperti ada kejunya... Entah bagaimana cara bikinnya kok bisa mak nyuss seperti ini, saya pernah nanya ke mamang penjualnya, kejunya dicampur dibumbunya atau bagaimana. Tapi si bapak cuma senyum-senyum penuh arti tak mau membagi rahasianya..... Ya iyalaah...dia takut tersaingi, tentunya.

Tapi kata teman saya, membuat singkong keju ini cara nya mudah. setelah singkong dikupas, lalu dikukus sebentar, barulah dibumbui dengan gerusan bawang dan garam plus parutan keju, rendam barang sebentar lalu digoreng sampai matang dan garing...
Oh, rupanya begitu ta caranya... Yuk kita praktekkan. Kalau sudah jadi, jangan lupa undang saya buat incipnya yaa... Halaah...apalanee...!

Jumat, Juli 31, 2009

Kupang Keraton

Kebetulan, tak sengaja, beberapa saat yang lalu saya menyaksikan acara tivi tentang masakan khas daerah pinggir pantai, Kupang Keraton. Masakan ini bahan utamanya adalah kupang atau sejenis kerang yang keciiil sekali, banyak dijumpai di pinggir pantai yang airnya agak-agak buthek alias keruh....
Kupang itu dimasak sedemikian rupa, ada petisnya, kemudian disajikan dengan irisan lontong, dan terakhir sesendok sambal bila suka.
Pada saat nonton acara tivi itu, tak ada pikiran saya bakal ketemu dengan jenis makanan ini....kayaknya terlalu khas deh untuk saya cicipi hehe...
Akan tetapi, tanpa diduga tanpa dinyana, pada saat saya berada di kota Malang, lha kok mak bedunduk saya diajak di suatu warung yang menu andalannya ya Kupang Keraton ini! Wah..kaget juga. Bagaimanapun saya harus mencicipi. Ternyata rasanya manis, geli dan...amis!!

Kupang Keraton di warung itu ditemani oleh sate kerang dan lentho ala Malang.

Pertanyaannya: pernahkah dikau mengicipi makanan yang sama sekali belum pernah diicipi dan ada rasa deg-degan saat mengicipinya??

Jumat, Juli 17, 2009

sawo kecik, kecik isi sawo


(ayik's post)

Kemaren waktu jalan-jalan ke Ngayogyakarta di depan Pasar Beringharjo, saya menemukan seorang penjual buah yang sudah langka....jualannya adalah...Sawo Kecik. Sawo ini bentuknya kecil-kecil, warnanya coklat kemerahan, didalamnya ada isinya 2 buah kecik. Rasanya tak terlalu manis, malah cenderung agak gurih...

Mengapa saya tertarik pada buah Sawo kecik ini ? karena saya dari kecil suka sekali sawo kecik ini, buah ini tidak berair jadi tidak pliket seperti sawo manila. Rasanya juga beda banget...Rasanya dulu ketika saya kecil, buah ini mudah didapat, di pasar-pasar, bahkan dipinggiran jalan di sekitar kampung Kedung Lumbu temtap tinggal kami. Kalau ada kesempatan masuk ke halaman Kraton Kasunanan, disana juga banyak kita temukan pohon buah sawo kecik ini...

Nah, ketika kemaren akhirnya ketemu di Beringharjo, maka saya bela-belain untuk membelinya barang 5 kg, harganya murce sih Rp. 5.000,-/kg. YangTi, Ibunda saya, girang banget ketika saya oleh2i Sawo kecik ini...serasa nostalgia...Anak-anak juga suka, terutama isinya (keciknya)....bisa buat mainan dakon...hehehehe.......

Selasa, Juni 30, 2009

Lepet


( ayik & ernut's post)


Ernut, bukan Ernut kalau nggak nyari2in aku kerjaan...maklum dia mahfum banget aku ini pengangguran nggak banya acara. Kali ini Ernutwati mendelegasikan membuat narasi untuk postingan kali ini. Materinya adalah aku harus mengunggah resep dan cara bikin lepet...Lha bingungnya, lepet itu kan bahannya bisa macam-macam, ada beberapa modifikasi resep lepet ini.

Yang paling klasik dan aku kenal sih sebenarnya cuma lepet yang dari singkong. Cara bikinnya juga mudah
Bahan buat bikin lepet kan cuma : singkong diparut, trus campurkan dengan parutan kelapa muda plus vanili. Trus dibungkus didaun pisang, jangan lupa tengahnya diisi gula jawa yang diiris kecil Langsung aja dikukus...jadi deh...Itu tadi lepet ala akyu yang sederhana nggak papai ribet. Murah meriah dan mengenyangken, cucok untuk disajikan bersama secangkir teh ginasthel disore hari.

Lhah kalau sohib ingin resep lepet yang lebih paten, yang dari ketan...coba intip disini....Atau mau yang dari pisang ? disini juga ada... Pokoknya kalau bab citarasa resep sebagai makanan asli Indonesia mah, kagak ada matinya dah....

Nut...nut, ayo, sekali-kali kamu jangan cuma bayar fidyah dunkkk...bikin sendiri 'nape ?


Jumat, Juni 19, 2009

buNtildotkom


(ayik's post)

Buntil, ini adalah salah satu menu thotholan paporit saya ...penampilannya sederhana , tapi jangan tanya rasanya...ruarrr biasa menurut saya.
Saya lebih suka buntil daun talas yang teksturnya lebih lembut daripada yang dari daun singkong atau daun pepaya. Kalau ada yang pengin bikin sendiri, ini saya share bahan dan cara buatnya...
Buat yang males kayak Ernut, silahken bayar fidyah saja untuk bisa mencicipi thotholan tradisional ini. Paling enak dimakan dengan sepiring nasi panas, ikan asin, sambel trasi mentah...dan empal goreng kata Ernut (apalane...) plus karak ndesa..... Makannya pas lagi udara panas dan gerah...wah...tambah kemringet, tambah mak nyusss.....


Bahan :
20 lembar daun talas
200 gram kelapa parut (agak muda, kelapa untuk urap)
20 potong ikan cuwek tongkol

Bumbu halus untuk isi:
5 siung bawang putih , 8 siung bawang merah, 5 buah cabe merah ,2 sdt terasi, 1 sdt garam
2 ruas jari kencur , 1 sdm ketumbar, 2 ruas jari lengkuas, 1 ibu jari jahe

Bahan Kuah :
700 ml santan kental
cabe rawit merah sesuai selera
3 lembar daun salam
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
5 cabe merah
2 ruas jari kencur


Cara buatnya :
1. Masak air panas, masukan 1 lembar daun talas sampai agak layu . Lakukan satu persatu sampai selesai.
2. Haluskan bumbu halus untuk isi lalu campur dengan kelapa parut
3. Ambil selembar daun talas, isi dengan kelapa parut berbumbu yang ditengahnya diletakkan 1 potong ikan cuwek tongkol, atau ayam disuwir-suwir, atau hatiampela ayam, atau telur puyuh, atau apa saja yang ingin dimasukkan, asal jangan bola golf...kegedean.....
Bungkus lalu ikat dengan tali , talinya yang natural ya, kalau bisa jangan karet gelang apalagi rafia....saya suka ilfil kalau liat buntil ditali pakai tali rafia warna merah...iiihhh....
4. Masak bahan kuah (kecuali cabe rawit merah) sampai mendidih, masukan daun talas yang sudah diisi, bungkus dalam daun pisang, tuangi areh diatasnya . Kukus hingga matang.
5. Siap dihidangkan

Buat Ernut, silahken menothol sambil ngalamun dibawah pohon talok...Piss Nut...!


Selasa, Juni 16, 2009

semerah tomat....

(ernut's post)

Malunya.....semerah tomat!
Baru saja kejadian, saya menyampaikan bingkisan sekedar oleh-oleh untuk seseorang yang saya hormati dan saya segani. Setelah semuanya selesai, saya baru teringat bahwa harga bingkisan itu masih tertempel di barangnya....
Menurutmu, saya harus bagaimana?

Kamis, Juni 04, 2009

Happy TuwiR Man...


(ayik's post)

untuk Ernut sahabat ku,
yang 5 Juni ini genap 43 tahun ,
selamat ulang tahun Ernut,
semoga panjang umurmu,
sehat selalu...
kalau sesekali kerokan atau pijetan ya aku maklum wong kamu memang nyata sudah makin tuwirr saja
kalau sesekali merasa dengkulmu nyeri ya wajar, coba periksa siapa tahu itu gejala asam urat atau rematik
kalau sesekali sambat MO, kok boyokku pegel ya Pi...ya biasa, mungkin kamu memang butuh perhatian lebih dari suami...

yang aku rasakan adalah,
makin tuwir Nut, kamu makin bijak...
makin luttu...., tidak jaim seperti dulu
selalu siap menghibur hatiku kala aku butuh...
makin ekspresif melalui postingmu di susuh dan balakurawa

Ernut yang aku kenal hampir seperempat abad,
tak banyak berubah...

Happy tuwir ya man...
kita sudah seperti sepasang kursi tuwir dipinggir kolam,
tengah menikmati buah manis persahabatan kita dihampir separo usia
mencoba melindungi mata tua kita dari pantulan mentari diatas air kolam,

tak lama lagi, aku menyusulmu...menjadi tuwir juga...
(berarti hari ini belum, karena kamu masih lebih tuwir dari akyu...qiqiqi...)


HaPPY B'day Ernut....
Wish U all the best,
tetaplah selalu ada untuk akuuu...
kapanpun

Sabtu, Mei 23, 2009

keTan juRuh buBuk




(ayik's post)

Setelah disuguhi kuliner ala Arab oleh Ernut, kali ini saya ingin menyuguhkan kuliner domestik atawa kuliner ndeso ala dalemBadran. Namanya ketan dan puli juruh bubuk....Enak disantap dipagi hari, lumayan pengganjal perut habis sarapan.

Penganan sederhana ini dibuatnya dari beras ketan yang dikukus disajikan bersama irisan gendar (nasi yang dijojoh bersama cethithet hingga padat), topingnya dari taburan kelapa kukus parut, syrup gula jawa setengah encer dan bubuk kedelai hitam. Rasanya paduan antara manis , legit dan gurih...

Pagi-pagi, saya suka membeli ketan juruh bubuk ini barang beberapa bungkus sebagai alternatif menu sarapan bila ada yang nggak mau sarapan nasi...

Bagi yang tidak biasa, sarapan ketan bisa membuat perut melilit....Tapi bagi saya yang sudah biasa, perut menjadi nagiiih.....mau lagi dunk.....Halaah......


Sabtu, Mei 16, 2009

Nasi AraB...

(ernut's post)

Masih cerita di seputar Jazirah Arab.
Alkasih, ada salah satu teman serombongan umroh yang pada setiap acara makan dia menunjukkan wajah was-was. Rautnya semakin pucat bila ternyata menu makanan pokok pada saat itu bukan roti, kentang atau lainnya tetapi nasi! Selidik punya selidik...ternyata setiap kali dia melihat nasi Arab yang memang bentuk fisiknya langsing panjang dan putih itu...dia membayangkan belatung!, yang bergerak uget-uget...hiii....karuan saja imajinasinya itu membuatnya tak doyan untuk menelan nasi itu...(wah..lha ya kurus selama di Arab begini caranya...)
Beruntung saya dan suami tidak punya imajinasi aneh-aneh terhadap suatu makanan. Sepanjang itu halal, kita lahap! Kami berdua cenderung menikmati wisata kuliner, mencoba hal-hal baru. Melihat sebagian orang Arab punya kebiasaan makan yang seru, yaitu ngeriung, gelar karpet di jalanan, makan bareng-bareng kelihatan akrab dan nikmat...diam-diam kami amati dan pas kami melewati mereka, kami lirik-lirik...apa sih yang mereka makan? Oohh..makan begituan...
Kami mampir ke kedai makanan, beli menu serupa...sampai di kamar hotel, kami gelar selimut ,makan deh berduaan. Ikut-ikutan orang Arab.


Bagaimana denganmu, sob? punya imajinasi aneh tentang suatu makanan sehingga menjadi tidak doyan padanya? Punya alasan mengapa tidak doyan pada suatu makanan? atau pelahap segala?



Rabu, Mei 13, 2009

Kata tetangga sebelah tentang BB

( ayik's post )


Belakangan diketahui bahwa BlackBerry ternyata memberi efek buruk bagi
pemakainya.

Berikut adalah akibat-akibatnya:

  1. Rela disuruh antri, semakin panjang semakin tenang, gak menunjukkan gejala kekesalan sama sekali.
  2. Yang tadinya ngedumel saat macet, sekarang tenaaaaang.
  3. Berharap kena lampu merah berulang-ulang. Kalo lampu berubah jadi ijo malah kesel. Tetep nekad jawabin email/chatting.
  4. Sering diklaksonin orang lain, sampe disaranin pasang stiker di belakang mobil "harap sabar, BlackBerry user".
  5. Waktu BAB jadi tambah lama. Padahal isinya udah kosong tapi tetep aja nongkrong.
  6. Tidur miring nungguin pasangan sambil BB di tangan. Kejar target ngabisin baca email.
  7. Suka senyum-senyum sendiri.
  8. Gak konsen kerja.
  9. Bangun pagi yang pertama dicari BB dulu bukan yang lain.
  10. Waktu diajak ngobrol orang tetep maksa jawab email/chatting. Cuek. Padahal yang ngajak ngobrol itu kadang bossnya sendiri.
  11. Lebih senang disupirin daripada nyetir sendiri. Rela naik busway biar gak usah nyetir.
  12. Jadi jarang marah tapi jadi sering dimarahin orang karena diajak ngobrol gak nyambung.
  13. Kalo di tempat umum suka panik nyari stop kontak. Batere sekarat.
  14. Kalo anaknya rewel langsung nunjukkin BB nya buat menghibur.
  15. Sering lupa mencet tombol lift. Harusnya naik malah turun. Belum lagi kebablasan lantainya.
  16. Kalo ngantri di bank pake nomor antrian, pas dipanggil di speaker gak denger. Pas kepala liat monitor kaget. Waks! Harus ambil antrian ulang. Tapi tetep tenaaaaang.
  17. Langganan koran dan majalah masih tertumpuk rapi tak terbaca.
  18. Sering kejedug karena kalo jalan mata tertuju ke layar BB.
  19. Bikin tangan ga pernah kosong. Walaupun ga chatting, tetep aja BB di tangan! Ga bisa taro di kantong atau tas.

salam Blackberry,

(dari milis FF )

Selasa, April 28, 2009

Selat Solo

(ayik's post)

Kemaren saya dan beberapa sahabat hangout dalam rangka kangen-kangenan. 7 orang sahabat saya ini kemaren menCalegkan dirinya sebagai kader perempuan partainya. 2 diantara mereka agaknya sudah dipastikan melaju ke kursi dewan Kabupaten Karanganyar. So, selamat ya....Dan buat sahabat-sahabat yang belum beruntung kali ini, semoga 5 tahun kedepan tidak kapok untuk nyalon lagi...Chayo !

Nah, serangkaian dengan hangout ini, kita pun mencoba menu yang katanya juga khas Solo. Namanya Selat Solo, kita nyobanya di Warung Selat Mbak Lies di Serengan,Solo.




Coba deh lihat komposisinya ; ada goreng kentang yang empuk, dua kerat daging bestik yang legit manis dan gurih, sayuran segar macam wortel-buncis dan tomat, ada acar dan telur rebus yang dibumbu pindang, sepotong daun slada yang ditoping dengan mayones-mustard yang kecut seger, tak lupa irisan bawang merah mentah yang membuat Selat Solo ini ..sempurna...Sausnya, saus bestik yang rasanya khas banget....Nggak percaya ? cuba' sendiri dehhh...



Inilah warung selat Mbak Lies yang terkenal itu

Letak warung ini tak jauh dari pusat perbelanjaan Singosaren Plasa, 500 meter kearah selatan masuk gang kecil di daerah Serengan. Kalau lagi jam makan siang, seperti ketika saya datang, bisa dipastikan semua tempat penuh oleh pengunjung.

Buat yang belum pernah nyobain makan disini, ayo dong, buruan dicoba....Selain selat segar khas Solo ada juga bestik solo, atau setup makaroni yang nyam nyam juga...Wis ta...coba dulu!




Lha lakone kok gak keliatan ? Ya iyalah, kan fotograpernya....

Sabtu, April 18, 2009

Stop PreSS!



(ernut's post)

Bulan ini,
Tepatnya 17 April 2009...
Duet Duo Emak genap setahun...
(kaluk real persahabatan Ernut-Ayik sih sudah 24 tahun...)
Mohon maaf,
Bila posting dan komen Duo Emak kadang wagu dan aneh...
(maklum dong...namanya juga emak-emak..halah!)
Terimakasih kepada yang sering maupun jarang mampir..
Juga mohon doa teman blogger semua...
Semoga duet antik ini awet!


(ayik's post)

dan, anggaplah posting kali ini sebagai undangan party nya.
Menunya silahken dipilih sendiri di kuliner duo emak.
Bebas, silahken ambil sendiri...selamat menikmati.
Namun selayaknya pesta, mustinya ada yang kirim kado dong...qiqiqi...ngarep.....

Harapan terbesar kami adalah hadiah doa tulus dari teman-teman semua,
yang setia menemani hari-hari 2E, yang ajeg berkunjung,
yang hilang timbul, yang cuma ngintip tapi sempat terkikik-kikik...

Terima kasih, dari dalam lubuk hati...

Jumat, April 17, 2009

15 Ciri Pria Tak Lagi Muda



(ayik's post)

Kalau diantara kawan-kawan blogger terutama yang laki-laki, mengalami 8 aja dari 15 ciri-ciri ini, maka.......artinya....artekna deweee........

Dan pertanda itu adalah :


  1. Membaca makin jauh, kencing makin dekat

( perlu kacamata baca yang tepat ).

  1. Dulu tidur berhadap-hadapan, sekarang beradu pantat.

(jangan bilang karena mulutnya bau bawang yaa…..)

  1. Dulu suka pakai minyak wangi, sekarang sering pakai minyak angin

(dikit-dikit nyambat nyonyahe, kerokin dong mam……..)

  1. Dulu 12 kali lebih dalam sebulan, sekarang belum tentu sekali sebulan

( dan yang pasti dekat-dekat tanggal gajian….*clingakclinguk dotcom)

  1. Dulu keras sekali selama menunggu, sekarang lama sekali menunggu keras.

( Horotokonooo…perlu penjelasan ilimahnya kiii, Nut)

  1. Dulu langsung ON, sekarang langsung Down

( untuk yang ini aku nggak bertanggung jawab, wong ini kata tetangga milis sebelah)

  1. Dulu sering siul-siulin cewe, sekarang malah siul-siulin burung

( burung tetangga lagiii….)

  1. Dulu kencing asin, sekarang banyak yang sudah kencingnya manis

( sudah dilakukan pemeriksaaan rutin 3 bulan sekali di lab)

  1. Dulu sering ajak makan enak, sekarang sering ajak makan obat

( Asal jangan obat nyamuk yang cair. Kalau yang tablet ? jangan juga dehhh….)

  1. Dulu korbankan kesehatan demi kekayaan, sekarang korbankan kekayaan demi kesehatan

(Hmmmm…kan udah dibilang, di Indonesia ini orang miskin dilarang sakit, tauk ?)

  1. Dulu mengkritik generasi tua, sekarang mencela generasi muda

( saya nggak ikut-ikutan, paling gak demen mengkritik…)

  1. Dulu bermimpi untuk mengubah dunia, sekarang jadi insomnia karena dunia berubah terus.

( Akhirnya jadi Jamaah thoriqoh Fesbukiyah….melototin internet semaleman nggak kelar-kelar… timbang nunggu real countnya KPU ajah sudah bikin stress….)

  1. Dulu dongkol karena nggak dikasih, sekarang jengkel karena ditagih.

( Tenanne………..)

  1. Dulu pemburu nikmat, sekarang diburu tobat ... ampuuuuun .......

( Wahai para lelaki, segeralah bertobat…..)

  1. Dulu sering mengacungkan jari kelingking, sekarang mengacungkan jari telunjuk.

( Maksudnya ?...)

Ctt:

* nara sumber Yanik, tetangga milis. Masih lajang, tapi punya daya analisa yang kuat tentang lelaki....Jadi kalau ada yang tersinggung, silahken protes pada Yanik saja. (ayik ngabur naik angkot...)

* koment garing oleh ayik

Kamis, April 09, 2009

Gadon Tahu

(ernut's post)

Gadon tahu ini adalah kuliner buatan mertua saya. Bentuknya seperti bothok, tetapi terbuat dari tahu yang diremet-remet. Cara membuatnya secara detail, sohib Ayik akan segera membagi ilmunya. Yik? Yuuhhuuu....

(ayik's post)

memenuhi request Ernutwati dan Mas erik maka silahken diintip resep berikut ini. Qiqiqi...pan sudah saya bilang saya belum pernah nyubak bikin gadon tahu ala MbahUti. Yang saya pernah nyoba adalah makan gadon tahu ketika satu hari disuguh saat bertamu.

Ngemeng-ngemeng tentang gadon tahu, paling enak dicocol dengan sambel trasi-tomat mentah. Cobain deh...
Untuk sambel trasi - tomat mentah, rekan Ernut akan membagikan resep rahasianya...
Silahkan chef Ernutwati....taraa...!

(paling-paling Ernut akan nyambat chefnya yang asli tuh...)

Sabtu, April 04, 2009

Gudangan Godongan

Di kampung saya, istilah "urap" disebut "gudang" atau gudangan" (istilah yang aneh...). Nah inilah onderdil godongan yang saya jadikan gudangan pada hari minggu yang lalu. Godong apa sajakah itu?

Ngomong-ngomong, apa godong favoritmu untuk dijadika gudangan?

Sabtu, Maret 21, 2009

Tailor paingaN



(ayik's post)

Di pasar dekat rumah saya, namanya Pasar Jungke, hari pasaran ajegnya adalah Pahing. Nah, kalau pas hari pasaran begini biasanya bursa pasar lebih rame, karena ragam jualannya agak berbeda dengan hari-hari biasa.
Ada beberapa dagangan yang hanya digelar setiap hari pasaran saja, misalnya aneka bibit tanaman palawija, ini cuma bisa kita temui kalau lagi jatuh hari pasarannya. Juga sepeda dan benda lainnya yang kadang unik kita temui. Asyik deh kalau datang kepasar pas hari pasarannya.




Seperti ketika kemaren saya ke pasar, dan menemukan pemandangan unik, yaitu seorang simbah sekitar 70an yang menggelar lapaknya berupa servis jahit baju, bisa bongkar pasang atau bikin baju baru, biasanya kebaya atau hem sederhana, sekali-kali juga tanktop...jangan dibayangken sebagai tanktop seksi yang suka dipakai Jupe yaa...inih mah tanktop buat embah-embah didesa yang sering disebut kutang...qiqiqi....
Lihat dong, mesin jahit singernya yang versi engkol alias digerakkan dengan diputar tangan...unik kan ? kata simbah ini beliau sudah menggelar lapaknya di pasar-pasar sejak 45 tahun yang lalu. Lokasi bisa pindah kapan saja sesuai hari pasaran masing-masing pasar di seantero kabupaten Karanganyar. Langganan selalu ada, katanya. Alhamdulillah, simbah masih tetap eksis dengan karyanya untuk menyambung hidup. Allah memang adil dalam membagi rejekiNya. Saya menyebutnya sebagai tailor paingan...qiqiqi

Makin kesini, mesin jahit tuwirr ini pasti segera punah, dan nasibnya akan menjadi satu memorabilia seperti yang kita lihat sebagai ilustrasi postingnya Ernut kemaren...