Kamis, Agustus 13, 2009

Singkong keju langganaN


Gurih dan renyah rasa keju tenann...




Pengin buru-buru nyomot waktu masih panas-panas langsung dari penggorengan

Ini lapaknya...


(ayik's post)

Sebagai ibu ngojek yang baik, setiap hari saya selalu mangkal di tempat anak-anak kursus bahasa Inngris, yaitu di LIA. Tepat disebelah LIA ada penjual singkong keju yang mangkal. Saya dan anak-anak selalu menyempatkan diri mampir dan membelinya untuk dibawa pulang. Enak deh rasanya, gurih dan renyah, rasanya seperti ada kejunya... Entah bagaimana cara bikinnya kok bisa mak nyuss seperti ini, saya pernah nanya ke mamang penjualnya, kejunya dicampur dibumbunya atau bagaimana. Tapi si bapak cuma senyum-senyum penuh arti tak mau membagi rahasianya..... Ya iyalaah...dia takut tersaingi, tentunya.

Tapi kata teman saya, membuat singkong keju ini cara nya mudah. setelah singkong dikupas, lalu dikukus sebentar, barulah dibumbui dengan gerusan bawang dan garam plus parutan keju, rendam barang sebentar lalu digoreng sampai matang dan garing...
Oh, rupanya begitu ta caranya... Yuk kita praktekkan. Kalau sudah jadi, jangan lupa undang saya buat incipnya yaa... Halaah...apalanee...!

Jumat, Agustus 07, 2009

Si Merak Kondur....

(ernut's post)

Saya tidak besar di dunia sastra, tapi saya paham WS Rendra sejak saya masih ingusan. Saya tidak mendalami seni puisi, tapi saya mengerti bahwa puisi WS Rendra selalu "something"...
Di usianya yang terhitung panjang (menurut pengamatan saya, peluang rata-rata hidup orang Indonesia khan hanya 56-60) ...akhirnya sang merak itupun berpulang...

Selamat jalan, sosok yang telah mewarnai sejarah susastra Indonesia...
Selamat berkumpul dengan Mbah Surip!

Selasa, Agustus 04, 2009

Mbah SuriP

(ernut's post)

"Tak gendong...kemana-mana
Tak gendong...kemana-mana..
I lop yu puull!!"

Selamat jalan Mbah Surip,
Kehadiranmu yang begitu sekejap
Menyentak kita semua,
betapa bahwa tidak ada yang lama di dunia fana ini....

Jumat, Juli 31, 2009

Kupang Keraton

Kebetulan, tak sengaja, beberapa saat yang lalu saya menyaksikan acara tivi tentang masakan khas daerah pinggir pantai, Kupang Keraton. Masakan ini bahan utamanya adalah kupang atau sejenis kerang yang keciiil sekali, banyak dijumpai di pinggir pantai yang airnya agak-agak buthek alias keruh....
Kupang itu dimasak sedemikian rupa, ada petisnya, kemudian disajikan dengan irisan lontong, dan terakhir sesendok sambal bila suka.
Pada saat nonton acara tivi itu, tak ada pikiran saya bakal ketemu dengan jenis makanan ini....kayaknya terlalu khas deh untuk saya cicipi hehe...
Akan tetapi, tanpa diduga tanpa dinyana, pada saat saya berada di kota Malang, lha kok mak bedunduk saya diajak di suatu warung yang menu andalannya ya Kupang Keraton ini! Wah..kaget juga. Bagaimanapun saya harus mencicipi. Ternyata rasanya manis, geli dan...amis!!

Kupang Keraton di warung itu ditemani oleh sate kerang dan lentho ala Malang.

Pertanyaannya: pernahkah dikau mengicipi makanan yang sama sekali belum pernah diicipi dan ada rasa deg-degan saat mengicipinya??

Jumat, Juli 17, 2009

sawo kecik, kecik isi sawo


(ayik's post)

Kemaren waktu jalan-jalan ke Ngayogyakarta di depan Pasar Beringharjo, saya menemukan seorang penjual buah yang sudah langka....jualannya adalah...Sawo Kecik. Sawo ini bentuknya kecil-kecil, warnanya coklat kemerahan, didalamnya ada isinya 2 buah kecik. Rasanya tak terlalu manis, malah cenderung agak gurih...

Mengapa saya tertarik pada buah Sawo kecik ini ? karena saya dari kecil suka sekali sawo kecik ini, buah ini tidak berair jadi tidak pliket seperti sawo manila. Rasanya juga beda banget...Rasanya dulu ketika saya kecil, buah ini mudah didapat, di pasar-pasar, bahkan dipinggiran jalan di sekitar kampung Kedung Lumbu temtap tinggal kami. Kalau ada kesempatan masuk ke halaman Kraton Kasunanan, disana juga banyak kita temukan pohon buah sawo kecik ini...

Nah, ketika kemaren akhirnya ketemu di Beringharjo, maka saya bela-belain untuk membelinya barang 5 kg, harganya murce sih Rp. 5.000,-/kg. YangTi, Ibunda saya, girang banget ketika saya oleh2i Sawo kecik ini...serasa nostalgia...Anak-anak juga suka, terutama isinya (keciknya)....bisa buat mainan dakon...hehehehe.......

Jumat, Juli 10, 2009

Jenang Grendul & Blendung...


jenang Grendul...



jenang Blendung


(ayik's post)


Di kampung kelahiran saya, di Kembangan Mertoyudan Magelang, biasanya pagi-pagi sebagai sarapan selalu dihidangkan jenang yang namanya jenang blendung. Dibuatnya dari tepung ketan, yang sebagian diuleni untuk dibuat bulatan-bulatan sebesar kelereng, dicemplungkan kedalam air gula jawa yang sudah mendidih, bila sudah pating krampul (mengambang) diatas permukaan airnya, tandanya sudah matang.... Sebagian tepung ketan diuleni dengan air dan dicemplungkan kembali dalam air mendidih yang sudah dimasukkan kedalamnya daun pandan supaya harum aromanya....
Kalau sudah mengental...angkat... dan sajikan dengan areh kelapa atau santan kental yang sudah dimasak. Cara menyajikannya adalah menaburkan grontol atau jagung yang sudah dikukus...Rasanya ? antara gurih dan manis yang manda-manda...( gak terlalu manis)...panyas..panyas...mak slurrrp...!



Selasa, Juli 07, 2009

Selasa, Juni 30, 2009

Lepet


( ayik & ernut's post)


Ernut, bukan Ernut kalau nggak nyari2in aku kerjaan...maklum dia mahfum banget aku ini pengangguran nggak banya acara. Kali ini Ernutwati mendelegasikan membuat narasi untuk postingan kali ini. Materinya adalah aku harus mengunggah resep dan cara bikin lepet...Lha bingungnya, lepet itu kan bahannya bisa macam-macam, ada beberapa modifikasi resep lepet ini.

Yang paling klasik dan aku kenal sih sebenarnya cuma lepet yang dari singkong. Cara bikinnya juga mudah
Bahan buat bikin lepet kan cuma : singkong diparut, trus campurkan dengan parutan kelapa muda plus vanili. Trus dibungkus didaun pisang, jangan lupa tengahnya diisi gula jawa yang diiris kecil Langsung aja dikukus...jadi deh...Itu tadi lepet ala akyu yang sederhana nggak papai ribet. Murah meriah dan mengenyangken, cucok untuk disajikan bersama secangkir teh ginasthel disore hari.

Lhah kalau sohib ingin resep lepet yang lebih paten, yang dari ketan...coba intip disini....Atau mau yang dari pisang ? disini juga ada... Pokoknya kalau bab citarasa resep sebagai makanan asli Indonesia mah, kagak ada matinya dah....

Nut...nut, ayo, sekali-kali kamu jangan cuma bayar fidyah dunkkk...bikin sendiri 'nape ?


Selasa, Juni 23, 2009

Janggelut dan Gembukan

(ernut's post)
Janggelut dan Gembukan! he..he..he...dua nama yang aneh dan lucu. Ini nama-nama makanan yang dalam gambar menurut versiku, versi istilah dulu di kampung. Janggelut yang berpostur panjang dengan rasa asin gurih, sedangkan gembukan yang kotak dan kadang tembem, dengan rasa manis. Meski mempunyai rasa yang berbeda, tetapi mereka mempunyai kesamaan yaitu menjadikan kita kenyang seketika, terutama bila setelah makan, kemudian minum air banyak-banyak...wah mengembang deh memenuhi waduk!
Di Jakarta, janggelut punya sebutan keren: ca-kwe (?)..sedangkan yang gembukan apa ya? kue bantal? walah...

Nah janggelut dan gembukan yang terakhir yang saya makan adalah dua hari yang lalu, di susuh Bandung...dijual oleh pedagang keliling yang lewat depan rumah. Ternyata makanan sederhana ini tetap eksis sampai sekarang. Hebat! Bagaimana di Karanganyar, yik? Atau kau punya kisah tersendiri dengan mereka?

Jumat, Juni 19, 2009

buNtildotkom


(ayik's post)

Buntil, ini adalah salah satu menu thotholan paporit saya ...penampilannya sederhana , tapi jangan tanya rasanya...ruarrr biasa menurut saya.
Saya lebih suka buntil daun talas yang teksturnya lebih lembut daripada yang dari daun singkong atau daun pepaya. Kalau ada yang pengin bikin sendiri, ini saya share bahan dan cara buatnya...
Buat yang males kayak Ernut, silahken bayar fidyah saja untuk bisa mencicipi thotholan tradisional ini. Paling enak dimakan dengan sepiring nasi panas, ikan asin, sambel trasi mentah...dan empal goreng kata Ernut (apalane...) plus karak ndesa..... Makannya pas lagi udara panas dan gerah...wah...tambah kemringet, tambah mak nyusss.....


Bahan :
20 lembar daun talas
200 gram kelapa parut (agak muda, kelapa untuk urap)
20 potong ikan cuwek tongkol

Bumbu halus untuk isi:
5 siung bawang putih , 8 siung bawang merah, 5 buah cabe merah ,2 sdt terasi, 1 sdt garam
2 ruas jari kencur , 1 sdm ketumbar, 2 ruas jari lengkuas, 1 ibu jari jahe

Bahan Kuah :
700 ml santan kental
cabe rawit merah sesuai selera
3 lembar daun salam
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
5 cabe merah
2 ruas jari kencur


Cara buatnya :
1. Masak air panas, masukan 1 lembar daun talas sampai agak layu . Lakukan satu persatu sampai selesai.
2. Haluskan bumbu halus untuk isi lalu campur dengan kelapa parut
3. Ambil selembar daun talas, isi dengan kelapa parut berbumbu yang ditengahnya diletakkan 1 potong ikan cuwek tongkol, atau ayam disuwir-suwir, atau hatiampela ayam, atau telur puyuh, atau apa saja yang ingin dimasukkan, asal jangan bola golf...kegedean.....
Bungkus lalu ikat dengan tali , talinya yang natural ya, kalau bisa jangan karet gelang apalagi rafia....saya suka ilfil kalau liat buntil ditali pakai tali rafia warna merah...iiihhh....
4. Masak bahan kuah (kecuali cabe rawit merah) sampai mendidih, masukan daun talas yang sudah diisi, bungkus dalam daun pisang, tuangi areh diatasnya . Kukus hingga matang.
5. Siap dihidangkan

Buat Ernut, silahken menothol sambil ngalamun dibawah pohon talok...Piss Nut...!


Rabu, Juni 17, 2009

ngalamun....

(ernut's post)

Bayangkan anda di bawah pohon kersen yang rimbun ini, sementara angin sepoi-sepoi...apa yang anda lakukan? Ngalamun saja?
Enaknya sih, gelar tiker, makan rujak atau baso, atau bawa bantal dan membaca bacaan yang ringan-ringan...wis enak-e pol!!

(catt: ngalamun --> melamun)

Selasa, Juni 16, 2009

semerah tomat....

(ernut's post)

Malunya.....semerah tomat!
Baru saja kejadian, saya menyampaikan bingkisan sekedar oleh-oleh untuk seseorang yang saya hormati dan saya segani. Setelah semuanya selesai, saya baru teringat bahwa harga bingkisan itu masih tertempel di barangnya....
Menurutmu, saya harus bagaimana?

Jumat, Juni 12, 2009

karak kepompong

(ernut's post)

Kemarin Ayik berbaik hati menawarkan buku yang dia punya untuk dikirimkan ke saya. Pucuk dicinta ulam tiba. Kesempatan suka tak datang dua kali. Mumpung sohib sedang bolong udele...sekalian saja saya order untuk dikirim karak. Dan esok harinya karak dan buku telah berada di susuh saya, karak siap disantap, buku siap dibaca! Trims lho Yik...

Nah, sob...kapan terima something nice dari sahabat?



Kamis, Juni 04, 2009

Happy TuwiR Man...


(ayik's post)

untuk Ernut sahabat ku,
yang 5 Juni ini genap 43 tahun ,
selamat ulang tahun Ernut,
semoga panjang umurmu,
sehat selalu...
kalau sesekali kerokan atau pijetan ya aku maklum wong kamu memang nyata sudah makin tuwirr saja
kalau sesekali merasa dengkulmu nyeri ya wajar, coba periksa siapa tahu itu gejala asam urat atau rematik
kalau sesekali sambat MO, kok boyokku pegel ya Pi...ya biasa, mungkin kamu memang butuh perhatian lebih dari suami...

yang aku rasakan adalah,
makin tuwir Nut, kamu makin bijak...
makin luttu...., tidak jaim seperti dulu
selalu siap menghibur hatiku kala aku butuh...
makin ekspresif melalui postingmu di susuh dan balakurawa

Ernut yang aku kenal hampir seperempat abad,
tak banyak berubah...

Happy tuwir ya man...
kita sudah seperti sepasang kursi tuwir dipinggir kolam,
tengah menikmati buah manis persahabatan kita dihampir separo usia
mencoba melindungi mata tua kita dari pantulan mentari diatas air kolam,

tak lama lagi, aku menyusulmu...menjadi tuwir juga...
(berarti hari ini belum, karena kamu masih lebih tuwir dari akyu...qiqiqi...)


HaPPY B'day Ernut....
Wish U all the best,
tetaplah selalu ada untuk akuuu...
kapanpun

dalam senyap....

Tragedi Airbus A330-200 Air France AF 447

Sedikit tercenung saat baca halaman depan Kompas kemarin "bagaimana bisa? pesawat penumpang modern yang dipelihara baik dan dibuat untuk bisa bertahan dari hantaman listrik dan fisik yang lebih besar daripada yang sering dibebankan oleh alam, bisa jatuh dengan senyap, dan misterius...."

Tragedi ini, jelas mengingatkan kepada kita semua akan arti ketidakberdayaan manusia. Bila Yang Berkuasa telah berkehendak, maka meski burung besi itu bersistem fly-by-wire yang memungkinkan pesawat secara otomatis melaksanakan manuver untuk mencegah kecelakaan...namun nyatanya...entah karena turbulensi hebat, atau pecah wind-shield karena badai es yang dahsyat, atau sebab lain...pesawat itu hilang dari pantauan tanpa berita dan tipis harapan ada yang selamat...
Meski puing pesawat dan barang lain yang diyakini bagian dari pesawat tersebut telah ditemukan pada 650 km di timur laut Kepulauan Fernando de Noranha, Brasil....namun pilot dan ratusan penumpang tak mampu menyampaikan pesan terakhir mereka.... karena mereka pergi dengan senyap, begitu saja....

Sabtu, Mei 23, 2009

keTan juRuh buBuk




(ayik's post)

Setelah disuguhi kuliner ala Arab oleh Ernut, kali ini saya ingin menyuguhkan kuliner domestik atawa kuliner ndeso ala dalemBadran. Namanya ketan dan puli juruh bubuk....Enak disantap dipagi hari, lumayan pengganjal perut habis sarapan.

Penganan sederhana ini dibuatnya dari beras ketan yang dikukus disajikan bersama irisan gendar (nasi yang dijojoh bersama cethithet hingga padat), topingnya dari taburan kelapa kukus parut, syrup gula jawa setengah encer dan bubuk kedelai hitam. Rasanya paduan antara manis , legit dan gurih...

Pagi-pagi, saya suka membeli ketan juruh bubuk ini barang beberapa bungkus sebagai alternatif menu sarapan bila ada yang nggak mau sarapan nasi...

Bagi yang tidak biasa, sarapan ketan bisa membuat perut melilit....Tapi bagi saya yang sudah biasa, perut menjadi nagiiih.....mau lagi dunk.....Halaah......


Sabtu, Mei 16, 2009

Nasi AraB...

(ernut's post)

Masih cerita di seputar Jazirah Arab.
Alkasih, ada salah satu teman serombongan umroh yang pada setiap acara makan dia menunjukkan wajah was-was. Rautnya semakin pucat bila ternyata menu makanan pokok pada saat itu bukan roti, kentang atau lainnya tetapi nasi! Selidik punya selidik...ternyata setiap kali dia melihat nasi Arab yang memang bentuk fisiknya langsing panjang dan putih itu...dia membayangkan belatung!, yang bergerak uget-uget...hiii....karuan saja imajinasinya itu membuatnya tak doyan untuk menelan nasi itu...(wah..lha ya kurus selama di Arab begini caranya...)
Beruntung saya dan suami tidak punya imajinasi aneh-aneh terhadap suatu makanan. Sepanjang itu halal, kita lahap! Kami berdua cenderung menikmati wisata kuliner, mencoba hal-hal baru. Melihat sebagian orang Arab punya kebiasaan makan yang seru, yaitu ngeriung, gelar karpet di jalanan, makan bareng-bareng kelihatan akrab dan nikmat...diam-diam kami amati dan pas kami melewati mereka, kami lirik-lirik...apa sih yang mereka makan? Oohh..makan begituan...
Kami mampir ke kedai makanan, beli menu serupa...sampai di kamar hotel, kami gelar selimut ,makan deh berduaan. Ikut-ikutan orang Arab.


Bagaimana denganmu, sob? punya imajinasi aneh tentang suatu makanan sehingga menjadi tidak doyan padanya? Punya alasan mengapa tidak doyan pada suatu makanan? atau pelahap segala?



Rabu, Mei 13, 2009

Kata tetangga sebelah tentang BB

( ayik's post )


Belakangan diketahui bahwa BlackBerry ternyata memberi efek buruk bagi
pemakainya.

Berikut adalah akibat-akibatnya:

  1. Rela disuruh antri, semakin panjang semakin tenang, gak menunjukkan gejala kekesalan sama sekali.
  2. Yang tadinya ngedumel saat macet, sekarang tenaaaaang.
  3. Berharap kena lampu merah berulang-ulang. Kalo lampu berubah jadi ijo malah kesel. Tetep nekad jawabin email/chatting.
  4. Sering diklaksonin orang lain, sampe disaranin pasang stiker di belakang mobil "harap sabar, BlackBerry user".
  5. Waktu BAB jadi tambah lama. Padahal isinya udah kosong tapi tetep aja nongkrong.
  6. Tidur miring nungguin pasangan sambil BB di tangan. Kejar target ngabisin baca email.
  7. Suka senyum-senyum sendiri.
  8. Gak konsen kerja.
  9. Bangun pagi yang pertama dicari BB dulu bukan yang lain.
  10. Waktu diajak ngobrol orang tetep maksa jawab email/chatting. Cuek. Padahal yang ngajak ngobrol itu kadang bossnya sendiri.
  11. Lebih senang disupirin daripada nyetir sendiri. Rela naik busway biar gak usah nyetir.
  12. Jadi jarang marah tapi jadi sering dimarahin orang karena diajak ngobrol gak nyambung.
  13. Kalo di tempat umum suka panik nyari stop kontak. Batere sekarat.
  14. Kalo anaknya rewel langsung nunjukkin BB nya buat menghibur.
  15. Sering lupa mencet tombol lift. Harusnya naik malah turun. Belum lagi kebablasan lantainya.
  16. Kalo ngantri di bank pake nomor antrian, pas dipanggil di speaker gak denger. Pas kepala liat monitor kaget. Waks! Harus ambil antrian ulang. Tapi tetep tenaaaaang.
  17. Langganan koran dan majalah masih tertumpuk rapi tak terbaca.
  18. Sering kejedug karena kalo jalan mata tertuju ke layar BB.
  19. Bikin tangan ga pernah kosong. Walaupun ga chatting, tetep aja BB di tangan! Ga bisa taro di kantong atau tas.

salam Blackberry,

(dari milis FF )

Selasa, April 28, 2009

Selat Solo

(ayik's post)

Kemaren saya dan beberapa sahabat hangout dalam rangka kangen-kangenan. 7 orang sahabat saya ini kemaren menCalegkan dirinya sebagai kader perempuan partainya. 2 diantara mereka agaknya sudah dipastikan melaju ke kursi dewan Kabupaten Karanganyar. So, selamat ya....Dan buat sahabat-sahabat yang belum beruntung kali ini, semoga 5 tahun kedepan tidak kapok untuk nyalon lagi...Chayo !

Nah, serangkaian dengan hangout ini, kita pun mencoba menu yang katanya juga khas Solo. Namanya Selat Solo, kita nyobanya di Warung Selat Mbak Lies di Serengan,Solo.




Coba deh lihat komposisinya ; ada goreng kentang yang empuk, dua kerat daging bestik yang legit manis dan gurih, sayuran segar macam wortel-buncis dan tomat, ada acar dan telur rebus yang dibumbu pindang, sepotong daun slada yang ditoping dengan mayones-mustard yang kecut seger, tak lupa irisan bawang merah mentah yang membuat Selat Solo ini ..sempurna...Sausnya, saus bestik yang rasanya khas banget....Nggak percaya ? cuba' sendiri dehhh...



Inilah warung selat Mbak Lies yang terkenal itu

Letak warung ini tak jauh dari pusat perbelanjaan Singosaren Plasa, 500 meter kearah selatan masuk gang kecil di daerah Serengan. Kalau lagi jam makan siang, seperti ketika saya datang, bisa dipastikan semua tempat penuh oleh pengunjung.

Buat yang belum pernah nyobain makan disini, ayo dong, buruan dicoba....Selain selat segar khas Solo ada juga bestik solo, atau setup makaroni yang nyam nyam juga...Wis ta...coba dulu!




Lha lakone kok gak keliatan ? Ya iyalah, kan fotograpernya....

Sabtu, April 18, 2009

Stop PreSS!



(ernut's post)

Bulan ini,
Tepatnya 17 April 2009...
Duet Duo Emak genap setahun...
(kaluk real persahabatan Ernut-Ayik sih sudah 24 tahun...)
Mohon maaf,
Bila posting dan komen Duo Emak kadang wagu dan aneh...
(maklum dong...namanya juga emak-emak..halah!)
Terimakasih kepada yang sering maupun jarang mampir..
Juga mohon doa teman blogger semua...
Semoga duet antik ini awet!


(ayik's post)

dan, anggaplah posting kali ini sebagai undangan party nya.
Menunya silahken dipilih sendiri di kuliner duo emak.
Bebas, silahken ambil sendiri...selamat menikmati.
Namun selayaknya pesta, mustinya ada yang kirim kado dong...qiqiqi...ngarep.....

Harapan terbesar kami adalah hadiah doa tulus dari teman-teman semua,
yang setia menemani hari-hari 2E, yang ajeg berkunjung,
yang hilang timbul, yang cuma ngintip tapi sempat terkikik-kikik...

Terima kasih, dari dalam lubuk hati...

Jumat, April 17, 2009

15 Ciri Pria Tak Lagi Muda



(ayik's post)

Kalau diantara kawan-kawan blogger terutama yang laki-laki, mengalami 8 aja dari 15 ciri-ciri ini, maka.......artinya....artekna deweee........

Dan pertanda itu adalah :


  1. Membaca makin jauh, kencing makin dekat

( perlu kacamata baca yang tepat ).

  1. Dulu tidur berhadap-hadapan, sekarang beradu pantat.

(jangan bilang karena mulutnya bau bawang yaa…..)

  1. Dulu suka pakai minyak wangi, sekarang sering pakai minyak angin

(dikit-dikit nyambat nyonyahe, kerokin dong mam……..)

  1. Dulu 12 kali lebih dalam sebulan, sekarang belum tentu sekali sebulan

( dan yang pasti dekat-dekat tanggal gajian….*clingakclinguk dotcom)

  1. Dulu keras sekali selama menunggu, sekarang lama sekali menunggu keras.

( Horotokonooo…perlu penjelasan ilimahnya kiii, Nut)

  1. Dulu langsung ON, sekarang langsung Down

( untuk yang ini aku nggak bertanggung jawab, wong ini kata tetangga milis sebelah)

  1. Dulu sering siul-siulin cewe, sekarang malah siul-siulin burung

( burung tetangga lagiii….)

  1. Dulu kencing asin, sekarang banyak yang sudah kencingnya manis

( sudah dilakukan pemeriksaaan rutin 3 bulan sekali di lab)

  1. Dulu sering ajak makan enak, sekarang sering ajak makan obat

( Asal jangan obat nyamuk yang cair. Kalau yang tablet ? jangan juga dehhh….)

  1. Dulu korbankan kesehatan demi kekayaan, sekarang korbankan kekayaan demi kesehatan

(Hmmmm…kan udah dibilang, di Indonesia ini orang miskin dilarang sakit, tauk ?)

  1. Dulu mengkritik generasi tua, sekarang mencela generasi muda

( saya nggak ikut-ikutan, paling gak demen mengkritik…)

  1. Dulu bermimpi untuk mengubah dunia, sekarang jadi insomnia karena dunia berubah terus.

( Akhirnya jadi Jamaah thoriqoh Fesbukiyah….melototin internet semaleman nggak kelar-kelar… timbang nunggu real countnya KPU ajah sudah bikin stress….)

  1. Dulu dongkol karena nggak dikasih, sekarang jengkel karena ditagih.

( Tenanne………..)

  1. Dulu pemburu nikmat, sekarang diburu tobat ... ampuuuuun .......

( Wahai para lelaki, segeralah bertobat…..)

  1. Dulu sering mengacungkan jari kelingking, sekarang mengacungkan jari telunjuk.

( Maksudnya ?...)

Ctt:

* nara sumber Yanik, tetangga milis. Masih lajang, tapi punya daya analisa yang kuat tentang lelaki....Jadi kalau ada yang tersinggung, silahken protes pada Yanik saja. (ayik ngabur naik angkot...)

* koment garing oleh ayik

Kamis, April 09, 2009

Gadon Tahu

(ernut's post)

Gadon tahu ini adalah kuliner buatan mertua saya. Bentuknya seperti bothok, tetapi terbuat dari tahu yang diremet-remet. Cara membuatnya secara detail, sohib Ayik akan segera membagi ilmunya. Yik? Yuuhhuuu....

(ayik's post)

memenuhi request Ernutwati dan Mas erik maka silahken diintip resep berikut ini. Qiqiqi...pan sudah saya bilang saya belum pernah nyubak bikin gadon tahu ala MbahUti. Yang saya pernah nyoba adalah makan gadon tahu ketika satu hari disuguh saat bertamu.

Ngemeng-ngemeng tentang gadon tahu, paling enak dicocol dengan sambel trasi-tomat mentah. Cobain deh...
Untuk sambel trasi - tomat mentah, rekan Ernut akan membagikan resep rahasianya...
Silahkan chef Ernutwati....taraa...!

(paling-paling Ernut akan nyambat chefnya yang asli tuh...)

Sabtu, April 04, 2009

Gudangan Godongan

Di kampung saya, istilah "urap" disebut "gudang" atau gudangan" (istilah yang aneh...). Nah inilah onderdil godongan yang saya jadikan gudangan pada hari minggu yang lalu. Godong apa sajakah itu?

Ngomong-ngomong, apa godong favoritmu untuk dijadika gudangan?

Sabtu, Maret 21, 2009

Tailor paingaN



(ayik's post)

Di pasar dekat rumah saya, namanya Pasar Jungke, hari pasaran ajegnya adalah Pahing. Nah, kalau pas hari pasaran begini biasanya bursa pasar lebih rame, karena ragam jualannya agak berbeda dengan hari-hari biasa.
Ada beberapa dagangan yang hanya digelar setiap hari pasaran saja, misalnya aneka bibit tanaman palawija, ini cuma bisa kita temui kalau lagi jatuh hari pasarannya. Juga sepeda dan benda lainnya yang kadang unik kita temui. Asyik deh kalau datang kepasar pas hari pasarannya.




Seperti ketika kemaren saya ke pasar, dan menemukan pemandangan unik, yaitu seorang simbah sekitar 70an yang menggelar lapaknya berupa servis jahit baju, bisa bongkar pasang atau bikin baju baru, biasanya kebaya atau hem sederhana, sekali-kali juga tanktop...jangan dibayangken sebagai tanktop seksi yang suka dipakai Jupe yaa...inih mah tanktop buat embah-embah didesa yang sering disebut kutang...qiqiqi....
Lihat dong, mesin jahit singernya yang versi engkol alias digerakkan dengan diputar tangan...unik kan ? kata simbah ini beliau sudah menggelar lapaknya di pasar-pasar sejak 45 tahun yang lalu. Lokasi bisa pindah kapan saja sesuai hari pasaran masing-masing pasar di seantero kabupaten Karanganyar. Langganan selalu ada, katanya. Alhamdulillah, simbah masih tetap eksis dengan karyanya untuk menyambung hidup. Allah memang adil dalam membagi rejekiNya. Saya menyebutnya sebagai tailor paingan...qiqiqi

Makin kesini, mesin jahit tuwirr ini pasti segera punah, dan nasibnya akan menjadi satu memorabilia seperti yang kita lihat sebagai ilustrasi postingnya Ernut kemaren...


Minggu, Maret 15, 2009

Soto KakaP



(ernut's post)

aneka soto telah kucicipi...
soto kudus, soto solo, soto makasar, soto betawi...
akan tetapi...
kaluk soto kakap baru sekali...

pertama menatap,
sudah langsung dapat firasat..
rasanya pasti sedap!
lha kok tenan, tepat!!

Selasa, Maret 10, 2009

Rencana Tuhan...



(ayik's post )

taken from milis tetangga dekat, monggo direnungken....semoga bermanpangaat...


Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: "Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil; " anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. "

Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Kemudian ibu berkata:"Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya.

Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan.

Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah;
"Allah, apa yang Engkau lakukan? "

Ia menjawab:
" Aku sedang menyulam kehidupanmu."

Dan aku membantah," Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?"

Kemudian Allah menjawab," Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu."