Selasa, Juli 01, 2008

RUJAK BEBEK


(ernut's post)
Untuk orang Karanganyar, perlu dipandu cara mengeja yang baik dan benar kuliner hot kali ini. "Bebek"-nya tidak dibaca seperti "bebek" yang bertelur asin itu, melainkan "bebek" dengan huruf "e" dibaca seperti pada "bekerja". Huruf "k" pada "bebek" juga dibaca berat seolah-olah huruf "g". Sudah dicoba Yik, ada kesulitan?
Nah..kuliner ini bejan-bejan nemunya. Biasanya dijajakan keliling oleh abangnya. Hanya jamnya yang kita tidak apal. Kadang lewat siang hari, kemarin malah baru njedul menjelang maghrib, aneh. Papi Oen yang tiba-tiba nongol dari Bandung, langsung order...
Rujak ini tak jauh beda dari rujak biasa. Bahan buahnya biasanya timun, dondong, pisang biji, ubi jalar... Nah, buah-buah itu dipotong kecil-kecil kemudian ditumbuk di loyang yang terbuat dari kayu...bek..bek..bunyinya...Dicampur bumbu rujaknya yang pedes, disajikan dalam pincuk lengkap dengan surunya...Sueger....

Tidak ada komentar: